Apa Saja Persiapan di Awal Kehamilan?

No comment 694 views
build_links(); ?>

persiapan awal kehamilan

Setiap wanita dewasa yang sudah menikah tentu memiliki hasrat yang luar biasa untuk dapat hamil dan melahirkan seorang anak. Anak selain merupakan sebuah anugrah, juga merupakan asset yang tak ternilai harganya. Ditangannya kelak, semua harapan, impian yang tidak dapat diraih oleh orang tua, akan diwujudkan dan menjadi bekal yang baik untuk masa depannya. Namun ternyata tidak semua wanita dapat dengan mudah mendapatkan karunia tersebut, ada yang harus menunggu hingga berbulan-bulan atau bahkan bertahun lamanya baru bisa hamil dan melahirkan anak.

Itu semua tentunya bukan tanpa sebab. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah gizi yang terkadang tidak tercukupi sehingga mengganggu kesuburan Anda dan akibatnya menjadi sulit hamil. Namun semua permasalahan itu bukan tidak ada solusinya, Anda masih bersempatan besar untuk dapat hamil dan melahirkan. Akan tetapi, ada baiknya Anda mulai memperhatikan nutrisi yang masuk ke tubuh Anda, sebab nutrisi yang tepat merupakan bagian dari persiapan awal kehamilan yang harus diperhatikan.

Lantas apa sajakah nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh di awal kehamilan? Berikut ulasan selengkapnya.

1. Asam folat

Asam folat merupakan nutrisi penting yang berperan pada kesuburan. Biasanya asam folat dapat diperoleh dari bahan makanan alami seperti kuning telur, kacang-kacangan dan sayuran hijau. Idealnya kandungan asam folat dibutuhkan oleh tubuh berkisar 400 mikrogram setiap harinya. Jadi Anda perlu setidaknya mengkonsumsi 1 mangkuk makan  yang mengandung asam folat setiap harinya selama menjalani program kehamilan.

2. Zat Besi

Pada wanita, hampir setiap bulannya ia akan kehilangan zat besi yang terbawa melalui proses menstruasi hingga fase mens berakhir. Saat itu tubuh akan menjadi cepat letih, lemah dan lesu sehingga dapat mengganggu kesuburan. Maka dari itu, bagi Anda yang sedang dapat program kehamilan sangat dianjurkan untuk cukup mengkonsumsi makanan yang banyak mengadung zat besi seperti hati ayam, bayam, daging merah, kacang merah, dan kecambah (tauge). Dengan asupan zat besi yang cukup akan membuat badan Anda selalu fit dan siap melakukan pembuahan.

3. Kalori dan Lemak

Untuk 2 jenis zat ini sebaiknya Anda hindari, sebab kedua zat tersebut tidak dibutuhkan pada proses kehamilan. Yang ada justru dapat menghambat proses terjadinya pembuahan. Nah, jika Anda pecinta makanan yang banyak mengandung kalori dan lemak (junkfood), sebaiknya berhentilah untuk mengkonsumsinya. Ganti makanan yang lebih sehat seperti salad buah/sayur, yogurt dan perbanyak minum air putih.

Leave a reply "Apa Saja Persiapan di Awal Kehamilan?"