Bagaimana RAPP Riau Menjadikan Pabriknya Sebagai Salah Satu yang Terefisien di Dunia?

build_links(); ?>
RAPP
Image Source: APRIL

 

PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) bisa dijadikan salah satu contoh yang dapat ditiru oleh pihak lain. Mereka mampu menjadi salah satu pabrik pulp dan kertas paling efisien di dunia.

RAPP Riau merupakan unit operasional APRIL Group di Indonesia. Mereka adalah produsen pulp dan kertas terkemuka dengan kapasitas produksi pulp mencapai 2,8 juta ton per tahun. Selain itu, APRIL juga memproduksi kertas sebanyak 850 ribu ton dalam jangka waktu yang sama.

Bahan baku yang diperlukan dalam memproduksi pulp dan kertas adalah kayu. Selama ini, APRIL mendapatkannya dari mengelola perkebunan sendiri. Tidak ada kayu yang didapat dari menebang pohon di hutan alam.

Pengelolaan perkebunan diserahkan oleh APRIL kepada PT RAPP. Bersama dengan 40 mitra pemasok jangka panjang, RAPP mengelola perkebunan seluas 476 ribu hektare.

Di sana mereka menanam pohon akasia dan eukaliptus yang sanggup memenuhi 79 persen kebutuhan fibernya. Adapun sisa kebutuhan dipasok oleh pemasok dari kawasan Sumatera lain, Kalimatan, serta Malaysia.

Selain mengelola perkebunan, Riau Andalan Pulp & Paper juga dipercaya menjalankan proses produksi. Mereka memiliki pabrik yang terintegrasi dengan perkebunan di Pangkalan Kerinci, Riau. Inilah yang menjadi basis produksi pulp dan kertasnya.

Pabrik RAPP Riau ini menjadi tempat pembuatan pulp dan kertas dari awal hingga akhir. Di sana kayu diproses sedemikian rupa menjadi pulp. Sesudahnya ada pula sebagian yang akhirnya diproses lebih lanjut menjadi kertas.

Dalam menjalankan operasional di pabriknya, PT RAPP sangat memperhatikan lingkungan. Mereka selalu berusaha mencari cara agar proses produksi tidak merusak alam maupun mengganggu masyarakat di sekitarnya.

Hal ini akhirnya berbuah manis. Pabrik RAPP dipandang sebagai salah satu pabrik pulp dan kertas yang paling efisien di dunia.

Lantas, bagaimana Riau Andalan Pulp & Paper bisa membuat proses produksi di dalamnya sangat efisien? Kuncinya ternyata tak lepas dari efisiensi air dan energi yang benar-benar mereka perhatikan.

Langkah Efisiensi Air

RAPP
Image Source: APRIL

 

Air hampir selalu dalam proses produksi sebuah industri. Pulp dan kertas tak terkecuali.  Diperlukan air yang menunjang rangkaian pembuatannya.

Dalam proses produksi pulp dan kertas, air sudah dipakai sejak awal. Ketika pohon ditebang untuk diambil kayunya, air digunakan untuk membersihkan kulit kayu. Sesudah itu, air terus digunakan dalam pembuatan bubur kertas hingga pengolahan menjadi kertas di bagian akhir.

Oleh karena itu, Riau Andalan Pulp & Paper juga memerlukan air dalam memproduksi pulp dan kertasnya. Untuk mendapatkannya, mereka memanfaatkan aliran Sungai Kampar.

Dari sana, air dialirkan ke pabrik. Namun, jumlah air yang diambil oleh RAPP Riau amat kecil. Jika ditotal dari total debit air di Sungai Kampar, RAPP hanya memakai 1,89 persennya. Jumlah ini jauh di bawah aturan yang seharusnya diperbolehkan pemerintah.

Sesudahnya air digunakan oleh PT RAPP dalam pembuatan pulp dan kertas. Namun, berkat teknologi canggih yang dimiliki, pemanfaatan air yang mereka gunakan begitu efisien.

Lihat saja, RAPP Riau tidak terus-menerus mengambil air dari Sungai Kampar. PT RAPP memiliki sistem pengolahan air berkelanjutan yang memastikan keamanannya untuk alam. Bayangkan saja, sebanyak 265.000m3 air per hari yang telah digunakan dalam proses produksi pulp dan kertas dijernihkan dan 89 persennya dikembalikan lagi ke Sungai Kampar.

Pengolahan air di sana menggunakan teknologi canggih dan teknik pemurnian berlapis. Pertama-tama, air yang diambil dari Sungai Kampar akan dialirkan ke tangki penjernih yang disebut clarifier dan kantong saringan pasir (sand filter bag). Ini dilakukan untuk menjernihkan air.

Setelah itu, bahan kimia yang aman diinjeksi ke dalam air untuk memastikannya terbebas dari bakteri dan zat-zat berbahaya. Pada akhirnya, air akan dialirkan ke penampungan. Dari sini air bisa dialirkan ke pabrik untuk menunjang proses produksi pulp dan kertas.

Akan tetapi, ada pula yang disalurkan ke masyarakat karena layak sebagai air bersih. Sesudah menjalani proses penjernihan dan pemurnian, RAPP bisa memproduksi air dengan kadar pH sebesar 6,8-7,2 yang aman untuk digunakan dan dikonsumsi. Ini yang membuat PT RAPP akhirnya memilih mengalirkan sebagian ke perumahan di sekitar Pangkalan Kerinci.

Dari proses ini, terlihat jelas bahwa penggunaan air di RAPP Riau amat efisien. Sekitar 78% air yang digunakan bisa dikembalikan lagi ke sungai setelah melalui proses pengolahan dan daur ulang yang canggih. Tak mengherankan mereka bisa menjadi satu dari lima pabrik pulp & kertas paling efisien di dunia.

Langkah Efisiensi Energi

RAPP
Image Source: APRIL

 

Pabrik yang dijalankan Riau Andalan Pulp & Paper bisa menjadi pabrik pulp dan kertas terfisien di dunia berkat beragam hal. Salah satu yang penting adalah kemampuannya dalam menggunakan energi secara efektif.

Harus diakui, energi amat diperlukan dalam proses produksi. Apalagi bagi pabrik besar seperti PT RAPP. Namun, RAPP berhasil memakai energi yang ramah lingkungan untuk menekan penggunaan energi fosil.

RAPP Riau berhasil memproses lignin yang hadir sebagai limbah proses produksi pulp dan kertas untuk menghasilkan bahan bakar bio. Lignin diolah sedemikian rupa menjadi lindi hitam atau black liquor. Ini adalah limbah cair yang mengandung padatan sebesar 70%-72% yang didaur ulang dari digester pada proses pembuatan kertas.

Energi lindi hitam ini yang kemudian oleh RAPP ditangkap sebagai sumber energi ramah lingkungan. Kemampuan itu didapat berkat pengoperasian ketel uap pemulihan (recovery boiler) terbesar di dunia.

Perlu diketahui, recovery boiler merupakan alat yang berfungsi untuk menghasilkan uap air (steam) dan mengambil kembali bahan kimia yang digunakan dalam proses pembuatan pulp. Dengan alat ini, RAPP berhasil menghasilkan energi listrik. Tidak kurang dari daya listrik setara 390 megawatt mampu mereka hasilkan dalam satu tahun.

Bukan hanya itu, efisiensi energi lebih lanjut dapat diraih dengan pemanfaatan metanol. Lewat proses proses penyulingan dan penguapan (evaporasi) yang melibatkan lindi hitam, metanol bisa dihasilkan.

APRIL sebagai induk RAPP sangat serius dalam menghasilkan energi dari metanol. Pada 2012, mereka sudah menginvestasikan dana 2,3 juta dolar Amerika Serikat untuk membangun pabrik metanol.

Metanol bisa digunakan kembali di dalam tungku pembakaran. Uap dari tungku pembakaran itulah yang akhirnya menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik.

Berkat ini, Riau Andalan Pulp & Paper bisa menghasilkan listrik secara mandiri. Selain itu, mereka bisa menekan pemakaian energi fosil. Lihat saja, saat ini sudah sekitar 80 persen energi yang dipakai justru berasal dari energi terbarukan seperti bahan bakar bio tersebut.

Keseriusan RAPP Riau dalam menggunakan air dan energi secara efektif dalam proses produksi seperti ini yang berdampak positif. Kelestaria alam di sekitarnya terjaga sehingga membuat pabriknya masuk ke dalam lima besar pabrik pulp dan kertas paling efisien di dunia.

Leave a reply "Bagaimana RAPP Riau Menjadikan Pabriknya Sebagai Salah Satu yang Terefisien di Dunia?"