Cara Mengobati Puting Lecet Pada Mama Menyusui

No comment 1167 views
build_links(); ?>

Cara Mengobati Puting Lecet Pada Mama Menyusui

Puting lecet pada mama menyusui memang biasa terjadi. Bahkan hampir setiap mama menyusui pernah mengalami hal yang tak menyenangkan seperti ini. Memang puting lecet bukan sesuatu yang berbahaya, namun efek panjangnya dapat berujung pada semakin berkurangnya jumlah ASI hingga yang terburuk dapat membuat ASI tidak berproduksi lagi. Lalu bagaimana bisa hal ini dapat terjadi?

Puting yang lecet akan menyisakan rasa sakit yang teramat. Ketika hal tersebut terjadi secara otomatis mama akan mulai berfikir untuk melanjut ASI pada si kecil. Rasa sakit yang muncul, akan membuat mama menjadi takut untuk memberikan ASI pada si kecil, alhasil karena ASI tidak keluar atau intensitas pemberiannya menurun maka ASI pun akan berhenti berproduksi. Dan hal ini bisa menjadi sebuah ancaman bagi si kecil karena asupan ASI-nya tidak terpenuhi.

Lecet pada puting biasanya disebabkan karena faktor pengalaman dari sang Mama yang mungkin baru pertama kali memberikan ASI pada buat hatinya. Hal ini dapat terjadi lantaran posisi menyusui yang tidak tepat sehingga puting tidak melekat sempur pada mulut bayi. Lecet juga bisa terjadi karena bayi baru mulai tumbuh gigi. Gigi pada bayi umumnya lebih kasar dan tajam, jadi saat bayi menyusu ia akan menggigit-gigit puting dengan giginya sehingga membuat puting menjadi lecet.

Meskipun tidak termasuk sesuatu yang berbahaya, namun ketika puting lecet tidak disarankan untuk dibiarkan begitu saja. Mama harus segera melakukan penanganan agar puting tidak kemasukan bakteri. Bakteri yang menyerang puting saat lecet, biasanya akan menyebabkan puting menjadi bengkak, kemerahan dan terasa nyeri saat di sentuh. Selain itu jika puting terus di hisap oleh bayi, maka infeksi bakteri bisa menyerang si kecil dan akan membuatnya menjadi demam. Untuk mengatasi hal ini, ada beberapa hal yang meski mama lakukan, diantaranya adalah:

  1. Sebelum menyusu, ada baiknya mama memerah sedikit ASI dan mengoleskannya pada puting. Ini bertujuan agar si kecil terpancing untuk segera menyusu dan tidak memain-mainkan (menggigit) puting yang dapat membuat lecet.
  2. Usai memberikan ASI, oleskan lagi sedikit ASI pada puting dan areola. Hal ini berfungsi untuk membantu mengatasi lecet pada puting, selain itu ASI juga bersifat Antibakteri sehingga dapat mencegah masukkan bakteri melalui area puting.
  3. Menggunakan salep khusus untuk puting lecet (salep lanonim). Untuk penggunaannya, silahkan mama oleskan salep pada area puting yang lecet saat si kecil tidak sedang menyusu. Biarkan beberapa menit hingga si kecil ingin di susui. Namun pastikan bahwa saat pemberikan ASI, salep telah dibersihkan terlebih dahulu dari area puting. Agar zat kimia pada salep tidak ikut tertelan olehnya.

Leave a reply "Cara Mengobati Puting Lecet Pada Mama Menyusui"