Jangan Menunda Menikah Karena Alasan ‘Belum Mapan’

9 comments 4752 views
build_links(); ?>

Mapan, tidak ada standar baku untuk menyebut kapan mapan. Setiap orang punya kadar pengukuran yang berbeda. Terkait jodoh, mapan ini sering menjadi alasan menunda atau menolak lamaran seorang laki-laki. Ada yang kerjanya tidak menentu, tapi berani untuk melangkah menikah. Ada yang sudah punya kerjaan tetap, tapi masih merasa belum mapan. Jadi, kapan kita bisa menilai seorang lelaki itu dikatakan tidak mapan finansial? Jawabannya perlu dilihat lagi beberapa hal.

Jangan Menunda Menikah Karena Alasan Belum Mapan Kuncinya apakah laki-laki itu sanggup membiayai kebutuhan dasarmu? Seperti makan, pakaian sederhana, dan tempat tinggal (kost juga boleh). Tidak harus menunggu si calon suami pekerjaan tetap bergaji lumayan. Bukankah nikmat jika berjuang bersama-sama dari 0 ?

Kuncinya apakah laki-laki itu sanggup membiayai kebutuhan dasarmu? Seperti makan, pakaian sederhana, dan tempat tinggal (kost juga boleh). Tidak harus punya bisnis yang udah meraup untung besar untuk dikatakan tidak mapan, setidaknya ia punya bisnis itu sudah bisa dikatakan tidak mapan. Jangan terlalu tinggi mendefinisikan mapan. Tidakutnya nih, entar milih jodoh karena mapan finansialnya. Terus kalau lagi miskin, ditinggal. Bisa jadi salah satu pengukur kesetiaan juga kalau melihat kondisi awal calon suami dari belum apa-apa secara finansial.

Menerima suami dari kondisi terburuknya. Asal ia terlihat punya semangat untuk berusaha dan mau berubah. Ada sahabat saya yang memutuskan menikah, tapi masih duitnya 100% dari ortu. Karena beliau masih lanjut sekolah juga. Malah saat menikah beberapa bulan yang lalu, si mertua juga ikut bantu kehidupan mereka. Karena dua-duanya masih kuliah.

Jadi, sudahlah, jangan memperberat syarat untuk menikah ya. Insya Allah jika diupayakan sungguh-sungguh, rezeki bakal datang. Tapi perlu hati-hati, bedakan antara yang belum mapan, dengan yang malas berusaha. Kalau yang malas berusaha dengan dalih apapun, tinggalin saja.

Tapi kalau ia belum mapan finansialnya karena sedang ada uzur, misalnya temen saya itu lagi fokus koas, dan si istri ga masalah, ya oke. Intinya sih, mengkomunikasi ke istri sejak awal tentang kondisi diri. Kalau istri nerima, Alhamdulillah banget dah. Jadi kunci standar mapan sebenernya ada di para calon istri. Gaya hidupnya menjadi penentu. Sederhana nan barokah lebih mulia.

  1. author

    ahmad arib5 years ago

    Wah wah wah, bingung juga nih kalo urusan nikah, hehe

    Reply
  2. author

    airin5 years ago

    nikah itu ibarat main bola, ada sesi transfer pemain, kontrak pemain, posisi pemain dan lain-lain.. maka nya ada istilah tak kenal mak tak sayang… kenalan dulu baru pacaran… abis itu kawin-kawinan… opppss

    Reply
  3. author

    Yuyut Wahyudi5 years ago

    heuhu kalo nunggu mapan sampe rambutku putih semua juga ngga nikah nikah

    Reply
  4. author

    Suwardi5 years ago

    Biasanya Pria Single/jomblo sibuk mencari pacar tapi ketika Ditanya kepastian Mentalnya Maju mundur seperti kursi goyang….

    Reply
  5. author

    fauzie5 years ago

    Kalau kitanya takut nikah gara2 belum mapan bisa jadi nikahnya akan lama dan dinanti kita malah akan lebih sengsara. yang mestinya diusia 50 th anak sudah besar dan lulus SMU bahkan kerja tapi ini masih mengurus anak yang usianya beberapa tahun. Di usia senja harus mengurus anak kecil dan keluarga, apa tidak lebih repot nantinya …

    Reply
  6. author

    Indra Kusuma Sejati5 years ago

    Setuju sekali dengan artikel ini, karena semua itu sduah ada yang megatur dan menjmin, kita hanya menjalankan sesuai dengan dasar niat ibadah.

    Salam,

    Reply
  7. author

    Chaidir5 years ago

    Setujuuu!!! ^_^
    Bener juga tuh Mbak,, emang tergantung si calon istri nya juga yaa..
    Insya Allah saya juga mau memapankan diri dulu deh,, intinya mapan dalam niat dan kemauan untuk berusaha..

    Reply
  8. author

    Edi Padmono5 years ago

    Justru dengan menikah kita akan menjadi mapan (janji Allah dalam Al-qur ‘an) menunda pernikahan sama saja menunda kemapanan.

    Reply
  9. author

    Fikri EL Frana5 years ago

    pernah ada pepatah, laki-laki yang hebat, pasti ada wanita hebat dibelakangnya. 😀 inspiratif sekali.. salam kenal..

    di tunggu blogwalking nya.. 🙂

    Reply

Leave a reply "Jangan Menunda Menikah Karena Alasan ‘Belum Mapan’"