Mencermati Mitos Keliru Tentang Susu Formula Anak

No comment 952 views
build_links(); ?>

Ketika anak mulai beranjak dewasa, pemberian susu formula untuk melengkapi ASI dan makanan pendamping ASI lainnya memang dibutuhkan. Sebab susu formula mengandung banyak nutrisi yang penting untuk buah hati Bunda. Kini pilihan susu formula semakin beragam dan bisa dipilih sesuai kebutuhan si kecil.

Susu Formula Anak Sayangnya, masih banyak mitos keliru tentang susu anak yang membuat para Bunda jadi kebingungan. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya Bunda mencermati dulu fakta dibalik mitos populer susu formula berikut ini :

Susu Formula Membuat Daya Tahan Tubuh Anak Menurun

Faktanya, tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa anak yang minum susu formula memilih daya tahan tubuh lebih rendah. Sehingga hal ini tidak perlu membuat Bunda khawatir. Dengan mengonsumsi susu formula berkualitas, si kecil akan mendapat asupan gizi yang maksimal dan tumbuh kembangnya pun berlangsung lancar.

Dibandingkan Susu Formula, ASI Membuat Anak Lebih Pintar

Perkembangan nutrisi pada susu formula kini membuat kandungan gizinya menjadi lebih lengkap. Selain itu, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa anak yang mengonsumsi ASI lebih pintar daripada anak yang mengonsumsi susu formula. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan anak, antara lain pola asuh orang tua, dukungan lingkungan, pola makan, pola tidur, dan interaksi sosial.

Pemberian Susu Formula Mengurangi Ikatan Batin Bunda dengan Anak

Ikatan batin bisa dibangun dengan interaksi bersama si buah hati. Jika Bunda senantiasa meluangkan waktu untuk bermain dan menemani si kecil, niscaya ikatan batin yang terjalin akan semakin kuat. Sebaliknya, pemberian ASI yang diperah dan dilakukan oleh orang lain justru bisa mengurangi ikatan batin antara Bunda dan si kecil.

Konsumsi Susu Formula Membuat Anak Jadi Obesitas

Konsumsi susu pertumbuhan anak diformulasikan dengan kandungan nutrisi yang sudah diteliti. Memang ada sebagian produk susu formula yang mengandung banyak gula. Kandungan gula inilah yang meningkatkan risiko obesitas pada anak. Asalkan Bunda cermat memilih susu formula dengan kandungan gula yang wajar, buah hati Bunda tak akan mengalami obesitas karena konsumsi susu formula. Sajikan susu formula dengan takaran yang tepat sehingga tidak menjadi asupan kalori berlebihan bagi si kecil.

Tak ada kata terlambat untuk mempelajari seluk beluk susu formula. Mulai saat ini, Bunda pasti lebih cermat memilih susu formula si kecil. Sudahkah Bunda menemukan susu formula yang cocok untuk mendukung tumbuh kembang buah hati?

Leave a reply "Mencermati Mitos Keliru Tentang Susu Formula Anak"