Mengapa 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak Sangat Penting?

No comment 169 views
build_links(); ?>
000 Hari Pertama Kehidupan

 

Bagi setiap Ibu, mengamati perkembangan si buah hati pasti sangat menyenangkan. Sejak dari ia masih dalam kandungan, hingga ia tumbuh bertahap, tgkahun demi tahun, menjadi sebuah momen yang tak kan pernah terlupakan. Tidak dapat dipungkiri memang, jika setiap Ibu pasti menginginkan si kecil tumbuh dan berkembang dengan optimal. Tumbuh dan kembangnya yang optimal ini, harus di dukung oleh beberapa faktor, dimana salah satu faktor penentunya adalah yang terkait dengan 1000 hari pertama kehidupan anak.

Nah, mungkin Anda masih bertanya-tanya, apa sih sebenarnya 1000 hari pertama kehidupan anak itu? Dan mengapa itu bisa menjadi sangat penting? Jadi, istilah 1000 hari pertama kehidupan anak ini memang bukanlah hal baru lagi. Istilah ini awalnya sangat populer di negara luar berdasarkan hasil pemikiran para ahli. Dan kini istilah tersebut mulai diterapkan juga di Indonesia, agar kehidupan anak-anak Indonesia, lebih menjadi lebih baik dan berkualitas.

Nah, 1000 hari pertama si kecil ini dimulai dari ia masih dalam kandungan, atau sekitar 280 hari janin hingga si kecil memasuki usia 2 tahun. Atau dalam istilah lainnya, 1000 hari pertama ini merupakan masa-masa emas bagi si kecil untuk mendukung tumbuh kembangnya secara optimal. Jadi dengan menerapkan prinsip-prinsip 1000 hari pertama kehidupan si kecil, diharapkan anak mendapatkan hak-hak nya secara penuh sehingga kelak ia akan tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas.

Lantas, bagaimana caranya agar 1000 hari pertama kehidupan anak dapat terpenuhi dengan baik? Nah, menjawab ini sebaiknya silahkan Anda simak ulasannya di bawah ini.

  1. Nutrisi

Untuk mendapatkan tumbuh dan kembang anak yang optimal tentu tidak terlepas dari tercukupinya nutrisi. Nutrisi sebaiknya mulai diberikan sekurang-kurangnya 1 jam setelah bayi lahir, istilah ini lebih dikenal dengan nama Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Selain itu nutrisi untuk si kecil harus diberikan secara ekslusif hingga bayi berusia 6 bulan. Kemudian dilanjutkan dengan memberikan makanan pendamping ASI hingga ia berusia 12 bulan.

ASI merupakan nutrisi terbaik bagi si kecil yang bisa diberikan hingga anak berusia 2 tahun. Dalam ASI, terkandung banyak nutrisi penting yang seimbang dan pastinya aman untuk di konsumsi oleh anak. Memberikan ASI sebagai makanan utama bagi si kecil di usia 0-6 bulan, akan menstimulasi otak dan sistem syaraf-nya, sehingga ia akan membuatnya menjadi lebih cerdas dan aktif.

Pemberian nutrisi juga dilanjutkan setelah anak memasuki usia MPASI. Pemberian makanan lunak (pure) yang tinggi akan kandungan DHA dan AA, zat besi dan taurin, Choline dan Zinc, juga dapat meningkatkan tumbuh kembang yang optimal.

  1. Stimulasi dari lingkungan

Faktor selanjutnya yang mempengaruhi 1000 hari pertama kehidupan anak adalah stimulasi yang berasal dari lingkungan sekitar. Lingkungan yang paling pertama di kenal oleh anak tentu adalah orang tuanya. Sedari dini, orang tua dan orang disekitar anak harus memberikan stimulasi yang positif. Stimulasi ini akan membantu pembentukan sinapsis otak si kecil sehingga semakin kuat dan sel-selnya akan berkembang dengan sempurna.

Berkata-kata yang baik, selalu menghadirkan keceriaan saat bersama dengan si kecil serta berbagi hal-hal yang menyenangkan lainnya, dapat menstimulasi otaknya sehingga menjadi lebih optimal. Dan yang perlu di ingat, jangan pernah sekalipun menghadirkan suasana yang tegang, gelisah maupun emosi saat bersamanya. Sebab, hal ini juga bisa menstimulasi otaknya pada hal-hal yang tidak baik.

Leave a reply "Mengapa 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak Sangat Penting?"