Mengenal Apa Yang Dimaksud Data Center

No comment 115 views
build_links(); ?>
Data Center

 

Data tentunya harus disimpan pada suatu perangkat supaya bisa disimpan dan dijalankan. Biasanya suatu data disimpan pada perangkat komputer seperti harddisk, flashdisk atau disk lainnya. Tetapi ternyata gagasan bahwa komputasi mesti disimpan pada perangkat keras komputer tidak mesti akurat. Data Anda mungkin tidak ada di komputer lokal Anda, tetapi itu harus ditempatkan di drive fisik atau pada data center. Terlepas dari kenyataan bahwa perangkat keras terus semakin kecil, lebih cepat dan lebih kuat, kita akan semakin ‘lapar’ data. Permintaan dalam kekuatan pemrosesan, ruang penyimpanan dan informasi secara umum tumbuh dan terus-menerus mengancam kemampuan perusahaan untuk menyediakan. Entitas yang menghasilkan atau menggunakan data dari Data Center saat ini sangat banyak, termasuk lembaga pemerintah dan juga badan pendidikan.

Tidak hanya lembaga dan badan tersebut, perusahaan telekomunikasi, lembaga keuangan, dan pedagang besar juga membutuhkan layanan akses data center ini. Disamping itu, pihak pemasok informasi online dan layanan jejaring sosial seperti Google ataupun Facebook tentunya membutuhkan layanan akses data center. Hal tersebut mengingat sangat banyaknya data yang terdapat pada media jejaring sosial tersebut. Apalagi sekarang ini semakin banyaknya orang-orang yang menggunakan internet dan sosial media. Kurangnya akses data yang cepat dan dapat diandalkan dapat berarti ketidakmampuan untuk menyediakan layanan yang vital. Sehingga hal tersebut bisa menyebabkan hilangnya kepuasan pelanggan dan pendapatan dari para pelanggan.

Semua media data center ini harus disimpan di suatu tempat supaya bisa tetap tampil di internet. Belakangan ini, semakin banyak file yang juga diupload ke sistem Cloud. Hal tersebut berarti bahwa daripada menjalankan atau menyimpannya di komputer rumah atau kantor sendiri, akan lebih efektif mengaksesnya melalui server host penyedia cloud. Cloud itu sendiri bisa dibilang media penyimpanan pada akses layanan online sehingga wujud aslinya tidak langsung kelihatan atau maya. Banyak perusahaan yang juga memindahkan aplikasi profesional mereka ke layanan cloud. Hal tersebut berguna untuk mengurangi biaya dalam menjalankan jaringan dan server komputasi yang terpusat dari mereka sendiri.

Walaupun begitu, Cloud tidak berarti bahwa aplikasi dan data tidak disimpan di perangkat keras komputer. Ini hanya berarti bahwa orang lain memelihara perangkat keras dan perangkat lunak di lokasi tertentu di mana klien dan pelanggan mereka dapat mengaksesnya melalui Internet. Lokasi yang dimaksud tersebut bisa dibilang Data Center. Tentunya dengan beberapa ulasan di atas, Anda setidaknya tahu apa itu yang dimaksud dengan Data Center dan kegunaannya pada keseharian.  Bisa dibilang keberadaan layanan akses data center ini sangat dibutuhkan sekali. Hal tersebut mengingat bahwa sekarang ini sudah banyak pihak software, aplikasi, layanan internet, dari yang skala kecil sampai yang skala luas. Dari berbagai aplikasi layanan internet tersebut sangat membutuhkan layanan akses Data Center dalam penyimpanan media yang sangat banyak jumlahnya.

Tentunya akan sangat tidak lucu jika situs website terkenal seperti Youtube misalnya kekurangan akses layanan data. Hal tersebut bisa saja membuat orang-orang tidak bisa mengupload video-video mereka atau berbagai kegiatan Youtube lainnya. Hal tersebut biasanya dapat membuat para penggunanya mencari alternatif lain dan meninggalkan yang sudah tidak berfungsi optimal. Maka dari itu sangat banyak sebenarnya perusahaan-perusahaan teknologi yang membutuhkan layanan akses data center ini. Sekian saja artikel mengenai layanan akses Data Center ini, semoga bermanfaat.

Leave a reply "Mengenal Apa Yang Dimaksud Data Center"