Penemuan Pompa Air Tanpa Listrik

No comment 1405 views
build_links(); ?>

Memiliki pompa air menjadi kebutuhan setiap kegiatan, khususnya rumah tangga. Dengan bantuan pompa air, kita bisa mendapatkan air dari sumur yang nantinya ditampung di bak mandi. Dengan teknologi mesin yang saat ini berkembang, membuat penggunaan pompa semakin mudah. Melalui bantuan mesin yang rangkai dan melalui aliran listrik, pompa bekerja secara maksimal dalam mengambil air. Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh teknologi yang semakin berkembang di zaman modern seperti ini. Dahulu, pompa air ada yang tidak menggunakan listrik dan air yang dihasilkan juga sedikit. Sekarang, sudah beredar pompa-pompa yang memiliki kapasitas penyedotan air secara cepat. Teknologi sekarang memang membantu masyarakat lebih mudah dalam mendapatkan air.

Pompa Air Tanpa Listrik Masyarakat banyak yang tergantung dengan pompa air yang menggunakan tekanan listrik, khususnya untuk rumah tangga. Perlu ditilik lebih luas lagi, bahwa sekarang ada pompa air tanpa listrik dan mampu menghasilkan air yang banyak. Pompa jenis ini ditemukan oleh Bapak Sudiyanto dari desa Kotayasa, Banyumas. Penemuannya itu disebabkan karena keprihatinannya dengan masyarakat yang susah mendapatkan air bersih di desa tersebut. Pompa air tanpa listrik disebut sebagai hidram. Hidram selain dapat memenuhi kebutuhan air mayarakat, pompa tersebut mampu mengairi lahan dengan ukuran yang luas. Dari penemuannya itu, Sudiyanto mendapat penghargaan dari Bapak Susilo Bambang Yudoyono.

Saat ini, lebih banyak yang mengenal pompa dengan bantuan tenaga listrik. Padahal, pompa tanpa aliran listrik ini juga mampu memenuhi kebutuhan air secara maksimal. Pompa Hidram itu memanfaatkan “water hammer effect”, yaitu kinerja untuk membantu memberi tekanan air agar masuk ke pompa. Siklus aliran air yang terjadi mungkin hampir sama dengan pompa litrik pada umumnya. Hanya saja, untuk pompa hidram membutuhkan adanya tekanan udara di dalam tabung pompa untuk mendorong air keluar. Jika pompa listrik membutuhkan tenaga dorongan dari kinerja dinamo, sedangkan Hidram membutuhkan udara agar terjadi tekanan dan air terdorong keluar. Pompa ini memang membutuhkan pengerjaan yang sangat teliti agar aliran air dapat berjalan dengan maksimal.

Adanya pompa hidram memang masih digunakan di daerah-daerah yang tidak terjangkau PAM atau PLN yang memadai. Setidaknya, Hidram mampu membantu memenuhi kebutuhan air rumah tangga. Memang masih dianggap sulit jika pompa air tersebut diterapkan di kota-koa besar. Hidram membutuhkan tampungan air yang cukup banyak dan besar untuk bisa dialirkan ke banyak rumah. Selain itu, tidak adanya tampungan air yang bersih juga mempengaruhi jumlah air yang akan keluar. Ditambah lagi, kualitas air di kota sudah minim sekali dikatakan sebagai air bersih. Untuk itu, penggunaan pompa air listrik menjadi kebutuhan yang paling utama bagi rumah tangga, kantor, ataupun toko.

Namun, ada alternatif lain jika Anda menginginkan pompa air tanpa listrik yang akan digunakan di rumah Anda. Anda tetap menggunakan air dari sumur yang Anda miliki. Anda cukup menyediakan pompa air yang menggunakan tenaga manusia. Biasanya pompa jenis ini digunakan pada beberapa tahun silam sebelum pompa air listrik digunakan. Menggunakan pompa air tanpa listrik memang alternatif dalam menghemat penggunaan listrik. Namun, air yang dihasilkan juga sedikit dan Anda perlu menggunakan tenaga Anda untuk memenuhi bak mandi Anda. Penggunaan pompa apa saja memang tidak ada salahnya jika masih mampu memenuhi kebutuhan air di rumah Anda. Semua tergantung dari banyaknya air yang Anda butuhkan setiap hari.

Leave a reply "Penemuan Pompa Air Tanpa Listrik"