Cara Merawat Ball Bearing yang Tepat 

No comment 600 views

Cara Merawat Ball Bearing

Bearing merupakan komponen yang terdapat di kendaraan yang mengatur keseimbangan laju kendaraan. Terdapat 2 jenis bearing, yaitu bearing yang dilumasi oleh oli secara berlanjut misalnya bearing as kruk dan bearing yang dilumasi oleh grease misalnya ball bearing. Bearing harus dirawat dengan baik agar kondisi kendaraan dapat digunakan dengan optimal dan tidak menimbulkan abnormalitas fungsi kendaraan.

5 Langkah Mudah Merawat Ball Bearing 

Ball bearing dan Linear Bearing yang tidak dijaga dengan baik akan menimbulkan banyak masalah. Permasalahan pada bearing dapat menyebabkan laju menjadi tidak seimbang, getaran pada roda menjadi berlebih, dan cakram menjadi rusak. Hal paling parah yang dapat terjadi saat bearing tidak dirawat adalah kecelakaan saat mengendarai kendaraan. Berikut 5 cara yang dapat Anda lakukan untuk merawat dan mencegah kerusakan pada bearing.

  1. Tidak mengelap grease berlebihan

Bearing secara periodik diperiksa dan diganti jika diperlukan. Apabila Anda ingin memasang sendiri bearing pada kendaraan, jangan mengelap bagian grease bearing. Grease tersebut melapisi bearing dengan tujuan tertentu dan telah diformulasikan khusus untuk meningkatkan laju kendaraan. Jika Anda ingin membersihkan bearing pada kendaraan, usapkan secara perlahan menggunakan bahan yang tidak kasar dan tidak sampai menggores bearing.

  1. Tidak menambah pelumas grease

Grease berfungsi sebagai pelumas bearing. Anda tidak perlu menambah grease pada bearing kendaraan lagi apalagi jika penambahan grease dilakukan secara sembarangan. Grease yang telah ditambahkan sejak proses produksi sudah sesuai dengan standar. Penambahan grease yang berlebihan dan tidak diperlukan akan membuat grease menjadi semakin menumpuk di bearing. Hal tersebut dapat membuat kotoran ikut menumpuk. Adanya kotoran di ball bearing akan membuat bearing menjadi cepat rusak.

  1. Tidak membuka penutup bearing

Komponen yang terdapat pada bearing adalah penutup di kedua sisinya. Penutup tersebut tidak sebaiknya dibuka. Jika Anda ingin membuka penutup bearing, Anda hanya diperbolehkan membuka salah satu sisi penutup bearing saja. Sisi bearing yang terbuka, posisikan untuk menghadap ke dalam. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah adanya benda lain masuk ke dalam bearing, terutama air hujan. Air hujan mengandung asam yang tidak seharusnya masuk ke bearing karena dapat merusak komponen bearing.

  1. Menghindari jalanan bergelombang

Sering melewati jalanan bergelombang rupanya ikut andil dalam proses perusakan ball bearing. Jalanan bergelombang akan membuat bearing sering terbentur sehingga jangka penggunaan menjadi lebih cepat daripada seharusnya. Jika Anda ingin jangka penggunaan bearing menjadi lama, hindari jalanan bergelombang saat berkendara. Cara perawatan ini memang sedikit sulit tetapi Anda dapat menentukan rute setiap bepergian.

  1. Mengganti bearing pada kedua sisi

Setiap barang tentu memiliki jangka penggunaan yang berbeda-beda. Bearing yang digunakan pada kendaraan memiliki jangka penggunaan tertentu. Tidak menutup kemungkinan salah satu penutup bearing rusak lebih cepat dibandingkan penutup lainnya. Jika Anda menemukan bahwa penutup bearing rusak, lepaslah bearing tersebut dan ganti dengan yang baru. Agar lebih optimal, Anda dapat mengganti penutup lainnya yang tidak rusak dengan yang baru. Hal tersebut diharapkan dapat menyamakan kualitas dan kinerja bearing pada kendaraan. Spare part baru dapat diperoleh melalui logam-makmur.com.

Bearing merupakan komponen penting dalam kendaraan. Perawatan dengan baik menjadi hal yang harus diperhatikan dengan baik. Kelalaian dapat membuat bearing menjadi tidak optimal bahkan dapat menyebabkan kecelakaan. Lakukanlah 5 cara perawatan ball bearing di atas secara rutin. Jika menemukan kerusakan kecil, segera cermati dan ganti jika berisiko tinggi.

Leave a reply "Cara Merawat Ball Bearing yang Tepat "