Hindari 4 Kesalahan Ini Saat Kredit Motor Murah

No comment 489 views
Kredit Motor Murah

 

Penawaran kredit motor murah memang sangat sulit untuk ditolak. Apalagi saat ini sepeda motor seakan-seakan sudah menjadi kebutuhan utama setiap orang, karena memiliki peran sebagai alat transportasi yang murah bila dibandingkan dengan mobil dan sejenisnya. Dari situ tawaran kredit motor pun terus berdatangan. Ditambah lagi dengan mudahnya proses pengajuan kredit, hang hanya bermodalkan data-data saja dan sejumlah DP, Anda sudah bisa mendapatkan motor baru yang sesuai dengan keinginan Anda.

Akan tetapi dibalik semua kemudahan proses pengajuannya, Anda seharusnya tetap berhati-hati. Sebab, jika Anda sampai salah langkah, maka bisa saja Anda akan mengalami kerugian di waktu yang akan datang. Nah, untuk menghindari kesalahan saat mengajukan kredit motor, berikut beberapa hal yang sebaiknya perlu Anda hindari.

1. Tidak Menghitung Keuangan Sendiri

Hal yang paling sering diabaikan oleh seseorang sangat mengajukan kredit motor adalah tidak menghitung keuangan sendiri. Hal ini sebaiknya menjadi fokus Anda, karena pada dasarnya, segala sesuatu yang kita lakuan harus penuh dengan perhitungan yang tepat.

Maka dari itu, sebelum Anda mengajukan kredit sebaiknya Anda telah menghitung terlebih dahulu kondisi keuangan Anda. Seperti menghitung besaran uang muka, cicilan perbulan dan total pembayarannya. Jangan sampai, karena mengabaikan hal ini, Anda akan terlilit hutang sehingga akan menyusahkan Anda di kemudian hari.

Menurut sejumlah pakar keuangan, besarnya cicilan paling idealnya adalah 30% dari gaji yang diterima. Nah, jika hitungan cicilan Anda sudah melebihi dari 30% gaji Anda, maka sangat dianjurkan untuk menunda pengajuan kredit motor, sampai kondisi keuangan Anda benar-benar siap.

2. Memilih Perusahaan Leasing Palsu

Tingginya permintaan akan kredit motor murah mendorong sejumlah perusahaan leasing ilegal (palsu) bermunculan. Memang perusahaan leasing palsu seperti itu, menerapkan aturan yang mudahkan. Namun perlu Anda waspadai, memilih perusahaan leasing palsu sebagai tempat Anda mengajukan kredit motor bukan tidak beresiko. Bisa-bisa Anda akan mengalami masalah dikemudian hari yang akan berdampak kerugian.

Sebaiknya pilih perusahaan leasing yang memiliki reputas yang baik. Biasanya perusahaan leasing yang resmi, akan terdaftar di Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Dengan begitu Anda bisa lebih nyaman dan aman saat bertransaksi kredit bersamanya.

3. Memilih Jangka Waktu Kredit Yang Paling Panjang

Tingginya persaingan antar perusahaan leasing turut mendorong sejumlah perusahaan membuat program kredit motor yang dapat meringankan nasabahnya. Biasanya, program tersebut dapat berupa DP murah, hingga jangka waktu pembayaran (tenor) yang lebih panjang. Sekilas, hal ini memang sangat menguntungkan, karena cicilan kredit motor akan semakin murah.

Namun, sebaiknya Anda mempertimbangkan hal ini dengan baik. Sebab, memilih jangka waktu pembayaran yang lebih panjang akan membuat bunga kredit semakin membengkak. Itu artinya, semakin lama kredit Anda, maka semakin besar pula bunga kredit yang harus Anda bayar. Maka dari itu sebaiknya pilihlah tenor 2-3 tahun saja, dengan begitu bunga yang Anda bayarkan tidak membebani Anda di kemudian hari.

4. Tidak Memperhatikan Tanggal Pembayaran

Tidak sedikit orang yang tidak memperhatikan antara tanggal pembayaran dengan tanggal ia gajian. Sehingga saat cicilan mulai berjalan, ia justru kesulitan membayar karena jadwal pembayaran angsuran jatuh sebelum tanggal gajian. Kalau sudah seperti ini, maka bersiaplah Anda harus membayar denda keterlambatan pembayaran angsuran. Maka dari itu, sebelum Anda memutuskan untuk mengajukan kredit, pastikan betul bahwa jatuh tempo angsun di saat Anda telah menerima gaji. Dengan begitu Anda bisa terbebas dari denda.

Leave a reply "Hindari 4 Kesalahan Ini Saat Kredit Motor Murah"